Cerita Semalam

Entah kapan terakhir kali saya menulis di blog ini, rasanya lama betul. Hehe


Semalam habis baca tulisan seorang teman yang entah kenapa sungguh menohok hati saya. Kalau saya dan buibu harus iri mungkin pantas bila seorang teman ini membuat kita iri.

Kenapa boleh iri?

Bahwasanya saya lihat dia bercerita tentang budaya di keluarganya, betapa dekat keluarganya dengan agama, padahal pun hidup keluarganya lebih dari berkecukupan.

Oh ya, tapi kenapa saya tahu? Apa dia pamer? Apa dia menceritakannya juga dalam tulisannya?

Sayangnya sama sekali tidak.

Saya tau karena dia teman saya di jaman sekolah dulu, saya tau bisa dibilang dia itu orang kaya, yang beneran kaya, gak cuma hartanya tapi juga kaya ilmu dan hatinya, terlebih dia dekat dengan agama.

Maka semalam tadi, bagaimana mungkin hati saya tidak tersentak, bagaimana mungkin saya tidak iri, bahwa saya aja yang hartanya sedikit masih sering enggan untuk lebih dekat lagi dengan agama.

Maksud saya sih, kadang banyak orang yang kalau sudah diberi kelimpahan harta, maka akan lupa pada tuhannya.

Berbeda dengan teman saya dan keluarganya ini. Sungguh saya ingin bukan sekedar hijrah kebanyakan tapi benar- benar menjalankan.

Mudah- mudahan saya selalu ingat dan ini memang pengingat bahwa Allah pernah mengetuk pintu hati saya di malam itu.

Bismillah sudah diingatkan harusnya bisa menjalankan. Aamiin

You Might Also Like

0 comments