ASI

3 Tips Haid Lancar dan Hormon Seimbang

Kondisi Buybu setelah melahirkan pasti berbeda- beda terutama mengenai masalah keseimbangan hormon yang kemudian terkait dengan keluhan yang biasanya terjadi seperti haid/ menstruasi yang tidak teratur atau bahkan tidak (belum) haid dalam jangka waktu lebih dari satu tahun sejak melahirkan.

Nah, saya ini termasuk dalam golongan nomor dua nih, yaitu belum haid dalam jangka waktu lebih dari satu tahun sejak melahirkan. Lumayan lama ya Buy, mungkin kalau tidak haid kurang dari setahun sih tidak akan menjadi pikiran ya Buy karena kan periode itu biasanya kita lagi masa- masa aktif menyusui eksklusif. Tapi kalau udah lebih dari satu tahun rasanya udah kepikiran yang macem- macem, takut inilah takut itulah, padahal kan pikiran negatif itu juga berpengaruh pada keseimbangan hormon tubuh kita.

Berdasarkan informasi dari para dokter dan ahli, sebenarnya, belum haid (setelah melahirkan) dalam jangka waktu yang lama bahkan hingga mencapai usia anak dua tahun merupakan hal yang wajar dan bisa saja terjadi.


Kok bisa?

Karena setelah melahirkan, hormon prolaktin dalam tubuh Ibu akan meningkat sebanyak dua hingga tiga kali lipat Buy. Nah meningkatnya jumlah hormon prolaktin ini dapat menekan hormon- hormon yang bertanggung jawab pada siklus menstruasi seperti hormon estrogen dan hormon progesteron sehingga wajar apabila Buybu mengalami cuti haid selama menyusui.

Selain itu ada juga nih yang bilang bahwa tidak haid selama menyusui merupakan KB alami, mitos atau fakta ya Buy?


Mengenai hal ini, saya dapat info dari dua sumber (dokter kandungan) yang ternyata infonya berbeda juga nih:
Dokter kandungan yang pertama adalah dokter Dina, beliau mengatakan bahwa tidak haid selama menyusui bisa menjadi KB alami selama 6 bulan pertama yaitu selama menyusuinya masih menyusui eksklusif.
Sedangkan dokter kandungan yang kedua adalah dokter Indriany, dokter kandungan online dari GrabHealth yang mengatakan bahwa tidak haid selama menyusui bisa menjadi KB alami selama satu tahun pertama menyusui.

Dari dr. Indriany juga saya mendapatkan saran mengenai yang saya keluhkan yaitu tentang saya yang belum haid selama 17 bulan setelah melahirkan dengan disertai keluhan terdapat nyeri perut bagian bawah yang sudah cukup mengganggu.


Sebelumnya saya sudah melakukan tes urine untuk memeriksa apakah saya tidak haid karena hamil dan apakah saya mengalami infeksi kandung kemih, serta tes darah untuk memeriksa apakah saya mengalami hiperprolaktinemia (kadar prolaktin yang terlalu tinggi). Tapi alhamdulillah hasil kesemuanya normal, saya tidak hamil, saya tidak mengalami infeksi kandung kemih, dan saya tidak mengalami hiperprolaktinemia.

Sehingga saran dokter yang harus saya lakukan agar haid kembali lancar dan hormon seimbang adalah:


1.    Istirahat yang cukup

Terlalu lelah juga mempengaruhi ketidakseimbangan hormon lho Buy termasuk hormon yang bertanggung jawab pada siklus haid. Maka jika Buybu ingin haidnya lancar dan teratur, istirahatlah yang cukup.

Maksudnya istirahat yang cukup itu apa sih?

Istirahat yang cukup artinya Buybu silakan beraktivitas sepanjang hari, asalkan pada waktu malam hari Buybu harus mengistirahatkan diri. Betapa banyak manfaatnya Buy bila kita menjaga waktu istirahat kita di malam hari, termasuk manfaatnya pada kesehatan jangka panjang yang juga berpengaruh pada terjaganya keseimbangan semua hormon dalam tubuh kita.

2.   Olahraga

Selain istirahat dan waktu tidur yang cukup, olahraga juga berpengaruh dalam menyeimbangkan hormon wanita. Kalau Buybu tipe wanita yang gak terlalu suka olahraga berat, maka cukup olahraga ringan saja Buy seperti senam pagi. Terutama pada saat suami dan anak masih pada tidur, jadi Buybu bisa senam tanpa ada gangguan. Hehe

Nah senam ini bagus banget Buy gak cuma buat kesehatan tubuh dan keseimbangan hormon aja, tapi juga dapat membuat tubuh Buybu jadi kencang lagi kalau dilakukan secara rutin. Coba setelah melahirkan pasti tubuh Buybu banyak yang mulai berubah kan? Perut bergelambir, payudara tidak sekencang dulu, dan lain sebagainya. Tapi dengan rajin berolahraga secara teratur, tubuh Buybu insyaAllah akan kembali segar bugar, begitu juga efeknya bagi pikiran Buy, olahraga itu release stress juga lho.

Ayo Buy jangan males olahraga, Pak Suami pasti seneng nih lihat istrinya kembali kencang seperti saat masih gadis. Hihi

3.   Konsumsi vitamin E

Selain perawatan tubuh melalui istirahat dan olahraga, apa yang kita konsumsi pun banyak berpengaruh terhadap keseimbangan hormon. Nah untuk menyeimbangkan hormon kewanitaan, dokter merekomendasikan untuk konsumsi vitamin E yang ada dalam bentuk tablet yang dijual bebas di pasaran. Mungkin selama ini kita mengenal vitamin E bermanfaat untuk kesehatan kulit ya Buy, nyatanya vitamin E gak Cuma bagus buat kulit aja Buy tapi juga bagus untuk kesuburan. Kenapa?
Karena vitamin E merupakan nutrisi penting yang bisa menunjang kinerja banyak organ tubuh termasuk organ kewanitaan. Selain itu, antioksidannya yang tinggi mampu menangkal radikal bebas sehingga dapat membantu menyeimbangkan hormon. Namun penggunaan vitamin E tablet harus dengan dosis yang tepat karena yang lebih baiknya tentu saja dengan memperoleh vitamin E secara alami dari makanan seperti brokoli, alpukat, bayam, almond, kuaci, kacang hazelnut, dan lain sebagainya.

Nah itu dia Buy 3 tips agar haid lancar dan hormon kembali seimbang.

Ketiganya sudah lulus uji coba karena semua sudah saya jalankan Buy mengingat saya belum juga haid selama kurang lebih 17 bulan. Alhamdulillah-nya, saya hanya butuh waktu 2 minggu kurang untuk menerapkan itu semua, konsumsi vitamin E, bahkan baru satu kali saya mulai senam lagi, setelah itu saya sudah kembali haid tanpa ada keluhan nyeri perut lagi dan darah haid yang keluar pun normal, tidak terlalu banyak dan tidak sedikit juga.

Gimana menurut Buybu? Kalau ada tambahan yuk kita diskusi

You Might Also Like

0 comments