Dewandaru dan Berjuta Manfaatnya

Buah Dewandaru, ada yang pernah denger?

Ami baru banget tau nih ada buah namanya Dewandaru, kebetulan nemunya di kantor Ami. Lah kok bisa nemu di kantor ya si Ami ini?

Jadi, kantor Ami ini luas banget kan terus banyak banget lahan hijaunya termasuk ada juga hutan lindungnya. Kebayang segernya khaan?
Eh maksud Ami, seremnyaa🤭

Selaen udaranya seger, pas lagi jalan pagi keliling komplek kantor, karyawan tuh suka nemu aja ada buah- buahan yang tumbuh gitu lho, tapi inget gak boleh asal metik, takutnya kalau asal metik pas dimakan ternyata buah berry beracun kayak di film Hunger Game itu.

Hmm

Nah dua minggu yang lalu, Ami baru menemukan pohon dewandaru yang ternyata ada di dekat hutan lindung tersebut dan ternyata pohon tersebut sedang berbuah. Nama buahnya tentu saja buah dewandaru atau ada juga yang bilang buah cerme belanda. Bentuknya kecil kayak buah kersen tapi berundak- undak seperti belimbing. Buah dewandaru yang masih mentah berwarna hijau, kemudian berubah menjadi kuning, terus jadi merah, lalu semakin hitam warnanya, artinya buah tersebut semakin matang dan rasanya akan semakin manis.

Karena waktu itu yang berbuah baru yang warna merah, jadi Ami coba makan buah dewandaru yang warna merah. Mungkin karena masih warna merah cerah ya jadi rasanya nano- nano, ada asemnya, ada dikit pahitnya, ada juga manisnya. Nah warna merahnya ada juga yang merah tua yang rasanya lebih enak daripada yang warna merah cerah, mungkin karena lebih matang ya jadi yang warna merah tua ini lebih manis walau tetep kayak ada asem- asem segernya gitu.

Walaupun buahnya kecil- kecil gini ternyata manfaatnya banyak lho karena buah dewandaru yang berwarna merah ini mengandung vitamin A, vitamin C, antioksidan, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin B1, B2, dan B3. Kandungan tersebut memiliki manfaat antara lain:

1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Buah dewandaru mengandung vitamin A dan C yang merupakan antioksidan yang dapat melawan infeksi dan meningkatkan kekebalan tubuh.

2. Menjaga kesehatan kulit
Antioksidan dan vitamin A nya mampu menangkal radikal bebas sehingga dapat mengurangi keriput dan memperlancar aliran darah menuju permukaan kulit.

3. Menjaga kesehatan mata
Nah ini jelas kandungan vitamin A dan C yang tinggi pada buah dewandaru yang berwarna merah dapat meningkatkan pasokan darah ke area mata. Sehingga mengonsumsi buah ini dapat mencegah dari penyakit mata termasuk katarak.

4. Memperbaiki pola tidur
Buah dewandaru merupakan salah satu makanan alami yang mengandung melatonin yaitu hormon yang dihasilkan kelenjar pineal di bagian otak untuk mengatur siklus tidur dan bangun seseorang.

5. Menurunkan berat badan
Karena buah ini rendah kalori jadi cocok untuk dikonsumsi jika ingin berdiet.

6. Mencegah risiko stroke dan jantung
Karena kandungan antioksidannya seperti likopen, beta cryptoxanthin, gamma carrotene, rubixantin yang berfungsi melawan radikal bebas serta mencegah risiko berbagai penyakit berbahaya seperti stroke dan jantung.

Tidak hanya buahnya ternyata daunnya juga memiliki manfaat lho Buy. Daun dewandaru sering dikonsumsi dengan cara dicampur menjadi minuman teh karena bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah sehingga baik untuk penderita hipertensi dan penyakit jantung.
Selain itu, astringen yang terkandung pada daun dewandaru juga berfungsi untuk menyeimbangkan produksi sebum atau minyak di kulit kepala, yang juga bermanfaat untuk menyembuhkan rematik, demam, hingga asam urat.

Tidak hanya itu, minyaknya Buy, minyaknyaaa, minyak dewandaru juga kerap diolah dan dimanfaatkan menjadi produk kosmetik dan kecantikan karena mengandung zat antiseptik dan antijamur.

Wah banyak sekali ya Buy manfaat si dewandaru ini, terutama untuk kecantikan dan kelangsingan itu lho Buy. Eh tapi kesehatan lebih penting sih. Ih penting semua tau Buy...

Oh iya buah dewandaru ini sebenarnya banyak ditemukan di kawasan Amerika Latin Buy, seperti di Brasil, Argentina, dan Paraguay. Buah ini pun sering dijadikan acar dan saus di beberapa daerah di Amerika Selatan.

Hmm kalau banyak di Amerika, kenapa disebut Cerme Belanda ya? Ada yang tau? 😄

You Might Also Like

0 comments